First Drive: Mercedes-Benz A 200 Progressive Line

Belum lama ini, kami mendapat kesempatan untuk menjajal hatchback ciptaan Mercedes-Benz A-Class generasi terbaru dengan nama A 200 Progressive Line. Hatchback ini merupakan penerus A-Class generasi pertama yang lahir di 1997 silam. Dari bentuk desain bodi hingga fitur-fitur, semuanya berubah dan semakin canggih. 

Desain bodi A-Class terbaru ini mengalami perubahan yang signifikan dibanding generasi sebelumnya. Tetap minimalis, simple namun tetap mewah. Pada bagian depan sudah dilengkapi dengan head lamp Multibeam LED berikut DRL yang futuristik. Jika dilihat dari sisi samping, A-Class generasi keeampat ini lebih panjang dan atap lebih pendek dikarenakan wheelbase bertambah sebanyak 199 cm dibanding generasi pertama. Menurut Mercedes-Benz, Pada bagian buritan desainnya sengaja dibuat agak lebar agar semakin sporti dan seksi.

 

Masuk ke dalam kabin, kami disambut dengan suasana interior yang futuristik dan sporti. Saat duduk, jok terasa ergonomis karena sudah dilengkapi dengan sistem pengaturan otomatis untuk menyesuaikan posisi duduk dan menyetir. Lanjut ke bagian dashboard, instrument cluster terlihat sangat menarik karena sudah menggunakan 2 layar sentuh berukuran 10,2 inci yang dipadu dengan desain panel AC model sporty turbine-look.

Lebih menariknya, hanya pada model A-Class terbaru ini yang mengusung teknologi terbaru MBUX MultimediaSystem. Dengan mengucap “Hey Mercedes”, mobil tersebut seketika akan melayani kami untuk mengaktifkan sesuatu seperti “Hey Siri” pada IOS.

Tak puas sekedar memandang, langsung saja kita jajal. Impresi positif berhasil kami dapat dari bagian kaki-kaki, suspensi bagian depan mobil ini menggunakan MacPherson strut dan four control arm pada bagian belakang. hampir semua komponen kaki pada mobil ini berbahan alumunium yang membuat rasa berkendara nyaman dan pastinya mengurangi bobot keseluruhan.

 

Untuk varian A 200 Progressive Line, menggunakan pelek berukuran 18 inci. Kemudian untuk sistem pengereman sudah dilengkapi fitur keamanan Adaptive Brake. Walaupun mengenakan pelek berukuran besar untuk sebuah hatchback, namun profil bannya tetap 'ramah' bagi penumpang, sangat pas untuk penggunaak dalam kota.

Untuk mesin, A 200 Progresive Line ini dibekali dapur pacu silinder turbo berkapasitas 1.400 cc yang dipasangkan dengan transmisi otomatis 7G-DCT (Dual Clutch Transmission). Uniknya pada mesin tersebut memiliki fitur cylinder shutoff yang akan mengaktifkan hanya 2 silinder saat mobil tersebut melaju dibawah kecepatan 40 km/jam.

 

Saat kami mencoba akselerasi mobil ini pada arena yang sudah disediakan, akselerasi terasa lamban apalagi sebelum boost turbo masuk. Namun perpindahan gigi terasa cepat dan sigap karena kopling ganda. Mungkin kalau ditambah sistem mild-hybrid EQ Boost yang terdapat pada C-Class, E-Class dan CLS, akselerasi A-Class generasi terbaru ini akan terasa lebih enak lagi.

 

Kesimpulan

Bisa dibilang Mercedes-Benz A 200 Progresive Line ini bisa dijadikan pilihan jika ingin memiliki hatchback premium. Menurut kami mobil ini memiliki rasa berkendara yang cukup nyaman dengan kekedapan kabin yang bisa dibilang oke apalagi didukung dengan teknologi MBUX pada sisi entertainment. Kemudian A 200 Progresive Line juga memiliki radius putar kecil saat kami coba bawa manuver slalom, ia sangat gesit dan lincah.

 

Kelebihan

1. Desain futuristik

2. Teknologi MBUX menarik

3. Kabin kedap dan dipadu bantingan mobil yang lebut dan lincah saat diajak bermanuver

 

Kekurangan

1. Tenaga mesin terasa kurang pada putaran bawah

2. Jok terasa sedikit agak keras, walaupun masih terbilang nyaman